Minggu, 11 April 2010

Sunan Belum Percaya Jennifer Dunn Bikin Trauma Anaknya

If you have even a passing interest in the topic of news, then you should take a look at the following information. This enlightening article presents some of the latest news on the subject of news.
Rasa trauma sang anak gara-gara diledek teman-temannya membuat hati Sunan Kalijaga merasa miris. Ia tak menyangka kasus upload foto mesra dirinya dengan Jennifer Dunn berimbas tidak mengenakkan terhadap sang anak. Apalagi Jennifer - klien yang juga punya hubungan khusus dengannya tersebut, dituduh yang melakukan hal tersebut.

"Saya sangat menyayangkan," ujar Sunan, "Saya sangat prihatin, saya juga tidak menyangka kenapa hal ini sampai terjadi, yang di mana dari awal menangani kasus ini dan berita yang beredar telah mengganggu mental anak saya."

Sunan mengaku sangat kaget dengan pemberitaan ini. Pun begitu ia masih tidak bisa langsung percaya jika itu adalah perbuatan Jennifer. "Saya masih mempertanyakan apa betul dia melakukan, kalau memang benar, apa maksud dan tujuannya," ujar Sunan di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (9/4).

I trust that what you've read so far has been informative. The following section should go a long way toward clearing up any uncertainty that may remain.

"Saya pribadi baru tahu pagi, dan saya mau lihat sudah nggak ada, dan mempertanyakan, dan ternyata setelah saya selidiki memang sempat ada komunikasi antara account Jennifer dan account anak saya. Tapi sebenarnya bisa aja pakai nama Jennifer tapi bukan dia. Account saya saja banyak yang bikin. Kita sama-sama akan telusuri melalui pakarnya," sambungnya.

Namun, apabila benar Jennifer yang melakukannya, Sunan mengaku akan sangat kecewa - meski tetap mempertahankan untuk jadi pengacara mantan model yang tersandung masalah narkoba tersebut.

"Saya sangat kecewa dan mungkin saya tidak terlihat menangis, tapi dalam hati saya menangis bisa anak saya jadi korban," tandasnya.

Dari berita sebelumnya, Jennifer dituduh telah mengirimkan gambar mesranya dengan Sunan di Facebook milik Salma, putri Sunan yang baru berusia 10 tahun. Akibatnya Salma diejek teman-temannya dan mengalami trauma. Tidak terima, ibunda Salma membawa kasus ini ke Komnas Perlindungan Anak. (kpl/hen/boo)

It never hurts to be well-informed with the latest on news. Compare what you've learned here to future articles so that you can stay alert to changes in the area of news.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar