Minggu, 25 April 2010

'EMAK INGIN NAIK HAJI' Menangkan Kategori Film Terpuji FFB

Have you ever wondered what exactly is up with news? This informative report can give you an insight into everything you've ever wanted to know about news.
Film EMAK INGIN NAIK HAJI terpilih sebagai Film Terpuji di ajang Festival Film Bandung 2010 yang digelar di Ballroom Hotel Horizon, Bandung, Jumat (23/4) malam. Film yang diproduksi Mizan Production dan Smaradhana Pro itu mengungguli nominasi film terpuji lainnya yakni KING, KETIKA CINTA BERTASBIH, SANG PEMIMPI, JAMILA DAN SANG PRESIDEN.

Selain meraih penghargaan sebagai Film Terpuji Festival Film Bandung (FFB) 2010, EMAK INGIN NAIK HAJI juga menang di kategori Pemeran Utama Pria Terpuji yang diraih Reza Rahadian, Pemeran Utama Wanita Terpuji ke-2 Ati Kanser, Sutradara Terbaik ke-2 Aditya Gumay, dan Penata Artistik Terpuji Herlim Lanang.

Dengan demikian, dalam FFB 2010 Film EMAK INGIN NAIK HAJI meraih lima penghargaan. Film KING arahan sutradara Ari Sihasale menduduki posisi kedua setelah EMAK INGIN NAIK HAJI. KING memperoleh tiga penghargaan dalam FFB 2010.

The information about news presented here will do one of two things: either it will reinforce what you know about news or it will teach you something new. Both are good outcomes.

Ketiga penghargaan yang diperoleh KING adalah Sutradara Terpuji pertama Ari Sihasale, Pemeran Pembantu Pria Terpuji yang diraih Mamiek Prakoso, dan Pemeran Anak Terpuji Rangga Raditya.

Sementara itu, film besutan Riri Riza, SANG PEMIMPI meraih dua penghargaan, yakni Penata Musik Terpuji Titi dan Aksan Sjuman alias Wong Aksan, serta Penata Kamera Terpuji Gusnar Nimpuni.

Dalam FFB ke-23 ini, juga menghadirkan nominasi baru yaitu Poster Film Terpuji yang diraih Film GET MARRIED 2. Total judul film yang dinilai pada FFB 2010 sebanyak 79 film nasional, 100 film impor, dan 342 sinetron.

Ada 21 juri yang menilai para nominator. Mereka di antaranya Sutarjo, Yacob Sumarjo, Saini KM, Eddy D Iskandar, Ratna Juwita, Rosid G Abi, Yus R Ismail, dan Arditia Danu Subroto. Selain dihadiri sejumlah artis, beberapa pejabat daerah seperti Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda juga hadir dalam acara tersebut.

Gubernur Ahmad Heryawan dalam sambutannya mengatakan FFB yang diupayakan sebagai sarana untuk mengevaluasi sekaligus menjadi tolok ukur perkembangan perfilman Indonesia, terasa semakin penting. FFB, kata dia juga diharapkan menjadi kegiatan sosial budaya serta ajang evaluasi insan perfilman. (ant/bun)

Is there really any information about news that is nonessential? We all see things from different angles, so something relatively insignificant to one may be crucial to another.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar