Sabtu, 03 April 2010

Soal Khrisna Mukti, Ananta Berani Hadapi Polisi

Would you like to find out what those-in-the-know have to say about news? The information in the article below comes straight from well-informed experts with special knowledge about news.
Kasus perkelahian yang dialami Khrisna Mukti dengan pesinetron pendatang baru bernama Ananta kiranya bakal berbuntut panjang. Khrisna yang merasa belum bisa terima karena ditendang oleh Ananta menggelar jumpa pers pada Kamis (1/4) malam lalu. Ia berharap Ananta bisa minta maaf terlebih dahulu. Namun hal tersebut tidak disambut oleh Ananta. Ia juga belum bisa menerima guyonan yang dilakukan Khrisna terhadapnya.

Dari berita sebelumnya disebutkan, perkelahian Khrisna dan Ananta dipicu lantaran Khrisna yang secara sengaja melempar tissue ke arah Ananta. Pesinetron muda tersebut yang sedang bad mood langsung menghajar Khrisna usai tampil bersama di sebuah acara yang berlangsung di PGC, Jakarta Timur, pada 27 Maret lalu.

"Kalau dibilang guyonan menurut gue itu nggak. Kita sama-sama kerja dan capek. Tiba-tiba dilempar tissue segepok. Nggak cuma itu, saya ditantangin berantem. 'Sini lo berantem'. Kalau nggak berantem mending gue pakai rok aja," kata Ananta, "Bisa dibilang aku bete, capek, dan lagi nggak enak badan. Tensi darahku juga naik. Spontanitas aja, kaget aja ditantangin di depan umum. Sudah nggak pake mikir dua kali, hajar aja."

Sometimes the most important aspects of a subject are not immediately obvious. Keep reading to get the complete picture.

Ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (1/4), Ananta yang saat itu ditemani Christie Chasslam - gadis yang diakui Khrisna sebagai pacarnya, mengaku emosi saat insiden tersebut berlangsung. Niat bercanda yang diungkapkan Khrisna sebelumnya, ditampiknya mentah-mentah. "Gue ngerasa itu nggak bercanda, gue sempat dilempar tissue beberapa kali, terakhir kena kepala. Tangannya sudah ngasih tanda, 'Sini lo maju'. Masa gue diem aja?" ujarnya.

Lantas, apa yang dilakukan Christie saat itu? "Saya nggak bisa ngomong apa-apa, saya cuma perempuan, nggak bisa apa-apa. Aku sudah berusaha nahan dia," tandasnya seraya menatap Ananta.

Ananta yang bersikukuh merasa benar mengungkapkan bahwa ia tidak ingin minta maaf duluan. Bahkan ia merasa tidak takut jika hal ini dilanjutkan ke pihak berwajib.

"Soal senior dan junior, mending diklarifikasi setelah selesai acara waktu itu. Tiba-tiba aku disuruh minta maaf nanti dulu, dia sudah cari gara-gara. Dia yang mulai duluan. Gue akuin gue mukul duluan, tapi yang menyebabkan gue naik pitam itu dia. Kalau mau dipanggil ke polisi ya udah, gue gak takut. Dia aja duluan yang minta maaf duluan, karena dia yang nantangin, gue tunggu itikad baik dari dia," pungkasnya. (kpl/hen/boo)

As your knowledge about news continues to grow, you will begin to see how news fits into the overall scheme of things. Knowing how something relates to the rest of the world is important too.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar