Kamis, 06 Mei 2010

Sammy Tak Akan Lupakan Jasa Kerispatih

The following article includes pertinent information that may cause you to reconsider what you thought you understood. The most important thing is to study with an open mind and be willing to revise your understanding if necessary.
Meskipun dalam persidangan lanjutan kasus penyalahgunaan narkoba dengan terdakwa Sammy yang digelar di PN Jakarta Pusat, Kamis (06/05) sore tadi ditunjukkan surat perjanjian antara Kerispatih dan Sammy yang membuat mantan vokalis Kerispatih itu depresi, namun Sammy mengaku tidak menyalahkan siapa-siapa. Dia pun menuturkan jika sekarang perasaannya sudah tenang.

"Saya nggak akan menyalahkan siapapun. Saya yang salah, toh surat itu hanya bentuk sedikit kekecewaan. Sekarang sudah nggak depresi lagi," kata Sammy selepas persidangan.

Think about what you've read so far. Does it reinforce what you already know about news? Or was there something completely new? What about the remaining paragraphs?

Dia pun menampik gosip yang mengatakan jika dirinya terlibat cekcok dengan Badai.

"Mereka bisa maju tanpa saya. Memang saya orang yang selalu berselisih paham dengan dia (Badai), kalau yang lain kan hanya ikut apa kata dia saja. Tapi saya tetap mengasihi dia. Badai tidak menyakiti siapa-siapa. Badai sosok yang bisa membesarkan nama saya seperti ini. Badai baik, tidak ada yang jelek. Kerispatih mau melakukan apapun. Saya tidak akan melupakan jasa mereka ke saya," tegas Sammy lagi.

Walaupun begitu, rupanya sudah tidak ada lagi komunikasi antara Kerispatih dengan Sammy.

"Sudah nggak pernah. Bukan saya yang memutuskan, tapi ini keputusan dari mereka semua," tambahnya. (kpl/hen/npy)

Knowing enough about news to make solid, informed choices cuts down on the fear factor. If you apply what you've just learned about news, you should have nothing to worry about.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar